KONI DKI Jakarta - Ketua Umum Pengprov IKASI DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi resmi menutup Penataran pelatih anggar DKI yang diikuti 25 pelatih dan calon pelatih dari 5 wilayah Pengurus Kota(Pengkot), serta 12 akademisi dari Universitas Negeri Jakarta(UNJ). Acara Penataran berlangsung selama tiga hari dan Jumat (8/9 hingga Minggu(10/4) di GOR Otista Jaktim.
"Penataran pelatih ini adalah bagian untuk menyiapkan instrumen pembinaan prestasi atlet, kedepannya selain atlet, pelatih juga perlu kita siapkan," ujar Ghozi Zulazmi didampingi Sekum, Setiono ditemui usai menutup acara.
Ghozi berharap setelah mendapatkan pelatihan tingkat dasar melalui penataran, pelatih-pelatih ini bisa kembali ke lingkungannya masing masing, baik ke sekolah, dikampus maupun dimasyarakat. " Dari sana mereka bersosialisasi, mengajar dan juga meningkatkan kemampuan pribadi maupun kepada murid muridnya. Harapan nantinya bisa mencetak para atlet yang kemudian bisa melanjutkan estafet generasi dan yang paling penting masa depan anggar DKI Jakarta terus bersinar," papar Ghozi.
Untuk pemasalan disekolah- sekolah apakah nanti kemungkinan ada kerja sama dengan dinas pendidikan, Ghozi mengakui pembinaan prestasi olahraga tidak bisa berdiri sendiri harus berkolaborasi dengan semua pihak baik itu dinas pendidikan dan kampus. "Semuanya kita kerjasama dan komunikasi kita lakukan dari semua kalangan. Karna itu komunikasi tetap dilakukan dengan bu Kadis, bapak Kasudin dan kasaklak- kasaklak yang ada sehingga para pelatih pasca ini bisa diberi kesempatan untuk mengajar," paparnya.
Dia mengakui bahwa memang olahraga anggar belum populer disekolah-sekolah. Karena itu kedepan pihaknya akan menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan iptek untuk menjawab cabor anggar bisa populer disekolah dengan melakukan penataan dan pelatihan seperti ini.